Sejarah

RS Prima Husada

sejarah2.png
Rumah Praktek

1990

Berawal Dari Praktek

Bermula dari praktek pribadi seorang dokter bernama dr. Sadi Hariono. Ketika akan mengawali parakteknya sempat kebingungan menentukan lokasi praktek. Saat itu kami tidak cukup mampu untuk memiliki tempat strategis. Kami tinggal di komplek pemukiman yg saat itu ada ditengah sawah, masuk kedalam gang, dan sepi belum banyak penghuni.

Sesuatu  harus berbeda, agar terlihat lain maka harus diatas standar. Maka kami berusaha membuat perbedaan dengan yang lain. Pertama, tidak pernah tutup dalam melayani. Hari apapun itu, maka dikenalah dokter yang selalu ada jika di kunjung. Kedua, membentuk pola pikir bahwa untuk kelangsungan hidup, kami membutuhkan pasien. Dengan demikian  bisa menempatkan pasien di tempat utama dan terhormat. Dari pasien kamu akan bisa untuk mencari makan. Hal tersebut terus kami lakukan tanpa putus dan Alhamdulillah citra terbentuk didalam masyarakat sekitar.

sejarah2b.png
Balai Pengobatan

2005

Balai Pengobatan Prima Husada

Permintaan pasien yang begitu banyak maka ditahun ini kami membeli 1 kavling rumah di depan praktek kami. Rumah type 70 yang terdiri 3 kamar itu diatur sedemikian rupa. Dan tersedialah 10 tempat tidur dengan status ijin Balai Pengobatan Prima Husada. Masyarakat menyambut gembira dan kami senang bisa memenuhi permintaan masyarakat. Tapi dihadapkan kendala, bahwa Balai Pengobatan sesuai aturannya hanya sebagai ruang observasi. 2 x 24jam jika belum sembuh harus di rujuk.
Masalah seringkali muncul, pasien tidak mau di rujuk dan ingin dirawat sampai sembuh di BP Prima Husada. Tak jarang kami harus “bertengkar” dengan pasien ketika harus merujuk. Kemudian, pasien mengajari kami kalau sudah 2 hari tidak sembuh maka status dipulangkan. Dan beberapa jam berikutnya dikunjungkan lagi, tentu hal ini salah. Maka kami berkonsultasi dengan dinas kesehatan Kabupaten Malang, hasilnya kami disarankan untuk naik kelas menjadi rawat Inap.

Picture3a.png
Rawat Inap

2008

Rawat Inap Prima Husada

Naik kelaslah status kami dari Balai Pengobatan menjadi Rawat Inap. Kami menambah 2 kavling lagi rumah type 70, menjadilah Rawat Inap Prima Husada dengan 20 tempat tidur. Masyarakat senang bisa dirawat sampai sembuh. Kami pun senang bisa memenuhi permintaan pasien. Namun permaslahan baru muncul jika perlu tenaga dokter spesialis dan ruang operasi masih belum ada. Maka jika ada pasien akan melakukan operasi. Semuanya diserahkan kepada kami, mulai pemilihan rumah sakit, dokter yang akan mengoperasi, tak jarang kamipun menunggui saat operasi. Dan jika sudah memungkinkan. Perawatan selanjutnya pun minta di lakukan di Rawat Inap Prima Husada. Keadaan ini selalu kami diskusikan dengan Dinas Kesehatan Kab. malang.

Picture4a.png
Rumah Sakit

2010

Rumah Sakit Prima Husada

Sesuai saran Dinas Kesehatan Kab. Malang, tahun ini kami meningkatakan status menjadi RUMAH SAKIT umum. Tentu kami harus memenuhi persayaratan sebagimana sebuah rumah sakti umum. Dengan menambah menjadi 10 kavling memiliki 40 tempat tidur menjadilah Rumah Sakit Prima Husada. Dengan ijin operasional sementara. Keadaan bangunan kami sampai  di tahun ini masih loncat loncat dari rumah satu ke yang lainnya. Saat akan mengurus ijin tetap dan penetapan kelas rumah sakit. Bangunan harus menyambung antar pelayanan. Tentu ini menjadi masalah bagi kami dan upaya dalam bentuk apapun kami lakukan.

Picture5a-1.png
Ijin Tetap

2013

Ijin Tetap Rumah Sakit

Bersyukur akhirnya gedung kami terintegrasi semuanya menjadi 17 kavling dengan bangunan 4 lantai. Kapasitas tempat tidurpun meningkat menjadi 70. Dan ijin tetap Rumah Sakit Umum Type D.

Pemerintah membuat peraturan  bahwa  seluruh rumah sakit di indonesia harus melaksanakan akreditasi.

Picture6a.png
Akreditasi

2015

Akreditasi KARS

Tepatnya pada Bulan Maret 2015. Kami memulai langkah menuju akreditasi, mengikuti bimbingan dari KARS (Komite Akreditasi Rumah Sakit). Pada tanggal 10 – 12 Desember  2015 Team Surveior KARS melakukan penilaian. Dan tepatnya tanggal 22 Desember 2015, keluarlah hasil “LULUS” akreditasi tingkat madya. Tidak puas dengan hasil, kami terus berusaha bekerja lebih keras lagi dan bimbingan kami tingkatkan.

Picture7a.png
Akreditasi C

2016

Akreditasi Paripurna

Tepat pada tanggal 1 Maret 2016, team surveior KARS kembali melakukan penilaian dan pada akhirnya. Diumumukan RS PRIMA HUSADA  terakreditasi PARIPURNA dengan waktu bersamaan meningkat status Rumah Sakit dari tipe D ke C. Dengan menjadi RS type C maka layanan dan fasilitas pun semakin meningkat.

Before After